Pesanggrahan Tenjoresmi Palabuhanratu Istana Presiden

- 20 April 2020, 09:35 WIB

Jika ditanya ada berapa Istana Kepresidenan yang ada di Indonesia? Pada umumnya jawaban yang dilontarkan adalah empat; Istana Bogor, Istana Cipanas, Istana Yogyakarta dan Istana Tampaksiring. Namun sebenarnya ada satu lagi Istana Kepresidenan yang jarang atau bahkan tidak pernah disebutkan. Tempat itu adalah Istana Pesanggrahan Tenjoresmi yang terletak di kota Palabuhanratu. Istana ini memang kurang terkenal di kalangan masyarakat karena memang jarang digunakan termasuk oleh penggagasnya sendiri yaitu Presiden Soekarno. Selain itu, Istana Tenjoresmi ini juga hanya difungsikan sebagai tempat peristirahatan, maka dari itu fasilitas yang ada di bangunan inipun bisa dibilang sederhana dibandingkan Istana Kepresidenan yang lainnya. Keempat Istana yang lainnya juga memang difungsikan sebagai tempat peristirahatan, bedanya keempat Istana yang lain memiliki fasilitas yang kondusif apabila ketika sedang beristirahat Presiden tetap ingin menggelar aktifitas kenegaraannya. Seperti yang sering dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pesanggarahan Tenjoresmi ini berdiri diatas lahan seluas 1500 meter persegi dan berlokasi di Desa Citepus, Palabuhanratu. Apabila dilihat dari pintu masuk, Istana ini terlihat seperti bangunan berlantai satu yang padahal sebenarnya memiliki tiga lantai jika dilihat dari arah laut. Lantai paling atas terdiri dari ruang tamu dan ruang tidur berdinding kaca, lantai kedua difungsikan sebagai ruang keluarga, ruang makan tamu dan ruang kesenian sementara lantai paling bawah difungsikan sebagai dapur dan ruang pelayanan. Pada awalnya, pesanggrahan Tenjoresmi ini bukan lah milik Presiden Soekarno melainkan milik Mayor Mantiri. Pada saat itu, Presiden Soekarno tengah meninjau pembangunan Samudra Beach Hotel dan beliau sering mampir di Bungalow yang diberi nama Vaya Con Dios dan Hawaii. Presiden Soekarno jatuh cinta terhadap lahan milik Mayor Mantiri tersebut karena tempatnya yang memiliki pemandangan paling elok disepanjang kawasan pantai itu. Beberapa kali Presiden Soekarno menyampaikan isyarat kepada Mantiri bahwa ia sangat mencintai lahan tersebut namun Mantiri-pun mencintai pesanggrahan miliknya. Presiden Soekarno kemudian memeli lahan milik seorang pelukis yang persis bersebelahan dengan Hawaii yang kini telah berubah menjadi Hotel Bayu Amrta. Presiden Soekarno menawarkan lahan itu untuk ‘ditukar guling’ dengan lahan milik Mantiri namun Mantiri masih saja menolak. Hingga pada akhirnya, Mantiri menyadari bahwa Presiden Soekarno sangat menginginkan lahan miliknya. Mantiri langsung menghadap Presiden Soekarno dan setuju ‘tukar guling’ dengan lahan lain yang dipilihnya, yaitu hampir bersebrangan dengan Hawaii. Disanalah sampai sekarang kita bisa melihat dua pesanggrahan; Hawaii dan Vaya con dios, sementara lokasi aslinya telah menjadi Istana Kepresidenan Pesanggrahan Tenjoresmi. Pesanggrahan buah karya tangan dingin R.M. Soedarsono dan F. Silaban ini merupakan lokasi terbaik yang terletak disepanjang pantai Palabuhanratu untuk melihat bentangan lautan dan langit biru. Rumah peristirahatan Kepresidenan ini seolah berada ditengah lengkung garis teluk yang dibikai dengan pegunungan Cibareno disebelah barat. Sayangnya, Presiden Soekarno sendiri belum sempat menikmati Istana Tenjoresmi ini karena begitu selesai dibangun, Presiden Soekarno tengah menghadapi peristiwa politik besar di negeri ini. Dulu juga di Istana Tenjoresmi ini tersimpan dua lukisan hasil karya Presiden pertama RI itu, namun karena banyaknya kolektor lukisan, akhirnya kedua lukisan itu dipindahkan ke Istana Bogor demi keamanan. __ photo oleh Fauzan Evan (https://www.facebook.com/fznevn/posts/10210673142321102)

Komentar

Images Lainnya

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X