Inggris Alami Penurunan Kasus Virus Corona Sangat Signifikan, Peneliti Sebut Penelitiannya Sia-sia

- 25 Mei 2020, 19:44 WIB
DIREKTUR Jenner Institute Universitas Oxford, Prof Adrian Hill.*

MANTRA SUKABUMI – Para ilmuwan terus mengembangkan keilmuannya untuk mencari vaksin yang benar-benar bisa menangani wabah virus corona dan juga vaksin yang sudah ditemukannya diuji coba dan dikembangkan.

Kini seorang ilmuwan telah memperingatkan yang mana menurutnya hanya ada sekitar 50 persen peluang vaksin covid-19 di Oxford dapat bekerja karena kasus-kasus di Inggris mengalami saat ini sudah ada penurunan begitu cepat.

Pada Januari dengan menggunakan virus yang diambil dari seekor simpanse, Jenner Institute dan Kelompok Vaksin Universitas Oxford sudah memulai mengembangkan vaksin Covid-19.

Menurut Direktur Institut Jenner Universitas Oxford, Adrian Hill dengan jumlah kasus virus corona di Inggris yang mengalami penurunan setiap harinya, hal tersebut mungkin tidak mencukupi banyak orang untuk mengujinya

"Ini adalah balapan melawan virus yang menghilang dan melawan waktu. Saat ini, ada kemungkinan 50 persen bahwa kita tidak mendapatkan hasil sama sekali," kata Adrian Hill, sebagaimana dikutip Sky News.

Baca Juga: Via Vallen Ungkap Informasi Adiknya Positif Covid-19 di Akun Instagram Pribadinya

Para tim pengembangan vaksin itu telah mengatakan di awal tahun bahwa ada peluang sebesar 80 persen untuk mengembangkan vaksin yang efektif pada bulan September.

"Tapi saat ini ada kemungkinan 50 persen bahwa kita tidak mendapatkan hasil sama sekali. Kita berada dalam posisi yang aneh ingin Covid-19 tetap ada, setidaknya untuk sementara waktu," ucapnya.

Pada hari Sabtu, sebanyak 282 orang di Inggris dilaporkan telah meninggal karena Covid-19 di rumah sakit, rumah perawatan, dan masyarakat.

Halaman:

Editor: Emis Suhendi

Sumber: Pikiran Rakyat Bekasi


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X