Benarkah Puan Maharani Menambahkan Kata Pro Rakyat dalam Pembukaan UUD 1945, Simak Faktanya

- 4 Juni 2020, 06:24 WIB
Artikel Disinformasi tentang Puan Maharani Menambahkan Pro Rakyat saat membacaan Pembukaan UUD 45/Sumber: Kominfo

MANTRA SUKABUMI - Beredar sebuah artikel dari media online  dengan judul “Puan Maharani Tambahkan “Pro Rakyat” di Akhir Pembukaan UUD 45.

 Artikel tersebut berisi klaim bahwa Ketua DPR RI, Puan Maharani menambahkan kata “Pro Rakyat” dalam pembukaan UUD 1945 saat memperingati Hari Kelahiran Pancasila yang digelar secara virtual pada Senin 1 Juni 2020.

Artikel itu diunggah akun Iwan Sumule Ini dengan menambahkan narasi “Ini Kejahatan Konstitusi!”.

Kejadian ini berasal dari video yang beredar seperti yang dibagikan oleh kanal YouTube Sekretariat Kabinet bertajuk "LIVE: Peringatan Hari Lahir Pancasila, Istana Bogor, 1 Juni 2020", terdengar suara 'pro rakyat' di menit 5.53.

Atau tepatnya selepas Puan Maharani membacakan akhir pembukaan UUD 1945, ketika dirinya menyebutkan sila ke lima Pancasila.

Baca Juga: Beredar Kabar Luhut Binsar Pandjaitan Meminta Petani Setop Tanam Sayur demi Tiongkok, Ini Faktanya

"Maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan neraga Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada; ketuhanan yang maha esa, kemanusian yang adil dan beradab, persatuan Indonesia dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, 'pro rakyat'," ucap Puan Maharani seperti dikutip mantrasukabumi.com dari chanel Youtube Sekretariat Kabinet Selasa (2/6/2020).

Baca Juga: Beredar kabar Sebut Jokowi Presiden Beda Kelas, Dulu VVIP Sekarang Kelas Ekonomi, Simak Faktanya

Baca Juga: UPDATE (03/06/2020) Corona Kabupaten Sukabumi, 30 Orang Positif, 22 PDP Meninggal

Halaman:

Editor: Abdullah Mu'min

Sumber: Kominfo


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X