Beredar Kabar Susu Kefir Berbahaya Karena Bisa Meledak, Simak Faktanya

- 5 Juni 2020, 07:57 WIB
ILUSTRASI susu.*

MANTRA SUKABUMI - Tersiar kabar di media sosial Twitter sebuah unggahan yang menyebutkan susu merek KEFIR berbahaya dikarenakan dapat meledak sebagaimana terjadi di RSUD di Sampit, Kalimantan Tengah.

Kabar tersebut diunggah pada Senin, 1 Juni 2020, oleh seorang pengguna Twitter yang juga menyertakan sebuah video, selain narasi teks, yang menampilkan susu kefir meledak dan sempat terkena tangan salah seorang pasien COVID-19 di ruang isolasi RSUD itu.

"Ini tangan nih, mau mindahkan, kena ledakannnya. Katanya susu fermentasi. Kami tidak berani pegang, takut meledak," ujar salah seorang pasien yang merekam tangan rekannya sesama pasien setelah terkena cipratan cairan putih selain menunjukkan botol plastik berisi cairan putih dengan tutup masih rapat.

Orang yang merekam video itu menyatakan pula bahwa dirinya sempat meminum susu kefir itu yang rasanya terasa asam.

"Saya dari awal dinyatakan positif, sedikitpun tidak bergejala. Tapi, dikasi macam2 begini.. susu kefir, rasanya asam banget tadi malam, tidak enak. Tapi, saya minum saja. Katanya obat. Katanya bagus untuk kesehatan," ujar pasien yang merekam video di ruang isolasi itu.

Unggahan tersebut hingga Kamis, 4 Juni 2029 malam, telah mendapatkan komentar dari 18 pengguna lain Twitter, 68 kali diunggah ulang, serta disukai 116 pengguna lain.

Unggahan misinformasi terkait susu kefir yang meledak saat akan dikonsumsi. (Twitter)
Unggahan misinformasi terkait susu kefir yang meledak saat akan dikonsumsi. (Twitter)

Setelah ditelusuri mengenai susu kefir  menunjukkan bahwa minuman itu merupakan warisan kuliner yang bersumber dari Nabi Muhammad dan sudah dikembangkan oleh masyarakat Timur Tengah, sebagaimana dikutip dari laman Antaranews.com.

Mengutip salah satu artikel dari situs HelloSehat, susu kefir dibuat dari susu sapi atau kambing yang telah difermentasi dengan bakteri asam laktat, regi, dan zat polisakarida. Bentuknya mirip yoghurt dengan tekstur kental dan rasa asam.

Halaman:

Editor: Emis Suhendi

Sumber: antaranews


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X