3 Solusi Menjawab Tantangan Belajar di Masa Pandemi dari Kemdikbud

- 29 Juni 2020, 20:39 WIB
Seri Webinar Guru Belajar */kemdikbud.go.id

MANTRA SUKABUMI - Bidang pendidikan sedang mengalami masa-masa yang sangat sulit karena mewabahnya pandemi Covid-19, itu dikarenakan seluruh instansi pendidikan menutup kegiatan belajar mengajarnya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Hampir 1,3 milyar siswa diharuskan belajar dirumah, sehingga perlu dicarikan solusi yang terbaik dalam mengahadapi permasalahan tersebut.

Hal ini diungkapkan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Iwan Syahril pada acara peluncuran Seri Webinar Guru Belajar, Adaptasi Pembelajaran Masa Pandemi, Senin (29/06/2020).

Baca Juga: Kemdikbud Luncurkan Seri Webinar 'Adaptasi Pembelajaran Masa Pandemi'

Dikutip tim Mantra Sukabumi dari kanal Youtube Ditjen GTK (Ditjen GTK Kemdikbud RI) Iwan mengatakan dalam situasi seperti ini kita harus bersama berjuang melalui masa-masa yang sulit ini. Meskipun tidak mudah, tetapi tetap harus merespon tantangan ini dengan solusi yang terbaik.

“Tujuan inti dari Seri Webinar Guru Belajar adalah untuk menghimpun seluruh energi positif dalam merespons tantangan-tantangan saat ini.  Sehingga kita semua merasa berdaya kemudian kita mau memberdayakan yang lainnya,” ungkapnya.

Iwan menegaskan, untuk menjawab tantangan di masa pandemi, menurutnya ada tiga kata kunci, yakni belajar dan berbagi, gotong royong, dan fokus pada murid.

Baca Juga: Singgung akan Reshuffle Kabinet, Berikut Pidato Lengkap Presiden Jokowi saat Sidang Kabinet

pertama, belajar dan berbagi, dua hal tersebut merupakan satu kata yang saling berkaitan. Sebab dalam menghadapi situasi seperti ini kita harus banyak belajar dan harus saling berbagi dengan apa yang kita miliki kepada yang lain.

Kedua, dalam menghadapi situasi seperti kita harus memperkuat semangat gotong royong. Semangat ini merupakan filosofi yang telah diajarkan para leluhur bangsa ini yakni saling membantu dalam upaya menyelesaikan masalah yang kita hadapi.

Halaman:

Editor: Fauzan Evan

Sumber: kemdikbud


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X