Wali Kota Peru Langgar Jam Malam dengan Terbaring di Peti Mati untuk Kelabui Petugas Polisi

- 27 Mei 2020, 07:20 WIB
Wali Kota Tantara di distik pedesaan Castrovirreyna, Peru, Jaime Rolando Urbina Torres pura-pura terbaring di peti mati untuk menghindari kejaran polisi.*
Wali Kota Tantara di distik pedesaan Castrovirreyna, Peru, Jaime Rolando Urbina Torres pura-pura terbaring di peti mati untuk menghindari kejaran polisi.* //Oddity Central

Ketika petugas kepolisian datang dengan sirine, Torres dan kawannya kabur dan bersembunyi dibalik peti mati kayu bagi jenazah korban Covid-19.

Setelah proses penangkapan, banyak masyarakat yang mengecam aksi sang wali kota dan fotonya yang sedang terbaring di peti mati itu pun tersebar di dunia maya.

Artikel ini telah tayang sebelumnya di Pikiranrakyat.Tasikmalaya.com dengan judul "Langgar Jam Malam, Wali Kota Peru Kelabui Polisi dengan Terbaring di Peti Mati Jenazah Covid-19."

Baca Juga: Benarkah Tsunami Kecil Terjang Pantai Pangandaran Usai Gempa 5,1 SR, Berikut Faktanya

Belum diketahui apakah sang wali kota menerima konsekuensi hukuman atau tidak atas tindakannya tersebut.

Diketahui, Torres pun pernah mendapatkan aksi kecaman karena gagal membuka tempat penampungan atau karantina bagi penderita virus Corona.

Ia juga dituduh gagal membuat pos keselamatan di perbatasan untuk menghalau orang yang masuk ke kota.

Baca Juga: Dengan Skema Protokol Kesehatan, 22 Pusat Perbelanjaan di Bandung Bakal Buka Kembali 30 Mei 2020

**(Tyas Siti Gantina/PR Tasikmalaya)

Halaman:

Editor: Encep Faiz

Sumber: Pikiran Rakyat Tasikmalaya


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x