Menuntut Keras Keadilan, Istri Mendiang George Floyd Berderai Air Mata Bacakan Tuntutan

- 4 Juni 2020, 22:38 WIB
Roxie Washington tengah memeluk Gianna, putri George Floyd yang meninggal karena petugas polisi melututinya Aljazeera

MANTRA SUKABUMI - Dampak dari kematian George Floyd di Minneapolis, Minnesota, Amerika Serikat membuat masyarakat geram.

Bahkan menimbulkan Kerusuhan yang sukses menggemparkan dunia. Pemerintah Amerika sendiri sampai kewalahan mengatasi gejolak demonstrasi menuntut keadilan atas kematian George Floyd.

Terlebih isu rasialisme menjadi ‘bumbu sedap’ menghiasi tema demonstrasi besar-besaran di Amerika. Polarisasi kulit putih-kulit hitam tak bisa dibantahkan lagi.

Atas kematian George Floyd, duka mendalam masih dirasakan oleh Roxie Washington selaku istri mendiang dan sang putri, Gianna.

Lantas Roxie Washington pun menuntut keras keadilan atas kematian suaminya tersebut pada pemerintahan Amerika Serikat.

Baca Juga: Gerhana Bulan Penumbra akan Terjadi Sabtu Dini Hari, Catat Waktunya!

Di mata sang istri, Floyd merupakan ayah yang baik dan tidak pantas tewas telungkup di trotoar setelah seorang polisi Minneapolis menekan lehernya dengan lutut selama lebih dari delapan menit.

Dalam tuntutannya, Roxie Washington menginginkan keempat perwira yang terlibat dalam kematian Floyd mendapat hukuman yang setimpal atas pembunuhan ayah dari putri mereka, Gianna, yang baru berumur enam tahun.

"Gianna kehilangan sosok ayah. George Floyd tidak akan bisa melihat putrinya tumbuh dewasa. Saat kelulusan putrinya nanti, ia tidak akan bisa mengantar anaknya," kata Roxie Washington sambil berlinang air mata seperti dikutip Pikiran-Rakyat.com dari NYTime pada 2 Juni 2020.

Ketika Roxie menyampaikan pidato dan tuntutannya dalam konferensi pers singkat di Balai Kota Minneapolis, Selasa kemarin.

Halaman:

Editor: Abdullah Mu'min

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X