Setelah Perintahkan Prajurit Siap Siaga, Panglima TNI Mutasi 129 Perwira Tinggi, Apa yang Terjadi?

- 22 November 2020, 05:00 WIB
Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (tengah), memberi keterangan dalam video singkat mengenai pentingnya menjaga persatuan dan kestuan bangsa, Minggu, 15 November 2020. /Tangkapan Layar/Twitter/@Puspen_TNI

 

MANTRA SUKABUMI - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto beri pesan penting pada prajurit TNI setelah adanya upaya-upaya berupa ancaman dan gangguan yang hendak memecah belah bangsa.

Panglima TNI memberikan peringatan kepada para prajurit TNI tentang pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa. Ia juga menegaskan bahwa siapapun yang mengganggu keutuhan bangsa, maka akan berhadapan dengan prajurit TNI.

Pernyataan tersebut disampaikan Panglima TNI di hadapan para prajurit TNI di Subden Denma Mabes TNI, pada Sabtu, 14 November 2020 lalu.

 Baca Juga: Tips Handal Membuat PIN ShopeePay yang Aman untuk Menjaga Keamanan Akun

Baca Juga: Ramai di Twitter! Mahfud MD: Negara Bisa Hancur Bila Lakukan Hal Ini

Dikutip mantrasukabumi.com di tni.mil.id pada Sabtu, 21 November 2020 disebutkan bahwa dalam arahannya, Marsekal Hadi meminta prajurit harus siaga demi stabilitas nasional.

Bukan hanya itu, sebagaimana dikabarkan oleh Pupen TNI bahwa Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. melakukan perombakan besar di tubuh TNI. Sejumlah 129 Perwira Tinggi (PATI) dimutasi.

Tak hanya satu kesatuan, tapi 3 kesatuan sekaligus. TNI AD, TNI AL dan TNI AU. Kabar ini disampaikan langsung oleh Puspen TNI Jumat, 20 November 2020 kemarin.

Proses mutasi ini sudah pasti dan ketok palu. Berdasarkan  Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/991/XI/2020 tanggal 18 November 2020 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia.

Halaman:

Editor: Robi Maulana

Sumber: tni.mil.id


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X