Waduh! Warga Bandung Tidak Bisa Menyaksikan Siaran Piala Dunia Qatar 2022, Ada apa?

- 3 Desember 2022, 09:30 WIB
Ilustrasi Tayangan siaran langsung Piala Dunia 2022 Qatar tidak bisa disaksikan, warga Bandung ramai berkomentar, ternyata ini alasannya.
Ilustrasi Tayangan siaran langsung Piala Dunia 2022 Qatar tidak bisa disaksikan, warga Bandung ramai berkomentar, ternyata ini alasannya. /*/Lazuardi Gilang Gemilang//Kabar Banten

Pemasangan Set Top Box  tidak memerlukan antena parabola dalam menerima sinyal digital, dan cukup menggunakan antena TV biasa atau UHF.

STB dibutuhkan jika Anda ingin mengubah perangkat TV analog yang belum bisa menerima sinyal digital, agar tetap bisa menikmati siaran TV digital seperti Piala Dunia 2022 Qatar dan acara idola lainnya.

Namun, jika perangkat TV Anda sudah memiliki fitur untuk menangkap siaran digital, yang disebut Smart TV zaman sekarang sudah bisa, maka Anda sudah tidak memerlukan lagi pemasangan STB.

Disisi lain, Kominfo menyediakan situs resmi supaya masyarakat bisa mengecek apakah mereka mendapatkan bantuan set top box untuk menonton siaran televisi terestrial digital.

Direktur Penyiaran Kementerian Kominfo Geryantika Kurnia, mengatakan situs untuk mengecek subsidi set top box yang beralamat di cekbantuanstb.kominfo.go.id untuk saat ini bisa digunakan oleh masyarakat yang tinggal di wilayah yang terdampak analog switch off (ASO) 2 Desember.

"Sementara yang diaktifkan data rumah tangga miskin di wilayah ASO, yang rencana pelaksanannya disepakati oleh (stasiun) TV (swasta) tanggal 2 Desember pukul 24.00," kata Geryantika, sebagaimana dilansir Kantor Berita Antara.

Baca Juga: Daftar Tim Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia Qatar 2022

Melalui keterangannya, masyarakat dapat mencari namanya dengan memasukkan nomor induk kependudukan (NIK) pada kolom pencarian di situs resmi dari Kementerian Kominfo itu. Jika terdaftar sebagai penerima bantuan set top box, masyarakat bisa menghubungi pusat bantuan (call center) 159.

"Subsidi berupa set top box diberikan kepada rumah tangga miskin yang memenuhi syarat, satu rumah tangga mendapatkan satu unit set top box. Subsidi itu berasal dari lembaga penyiaran yang menjadi penyelenggara multipleksing siaran digital dan pemerintah, masing-masing memberikan sekitar 4,3 juta dan 1,3 juta unit," paparnya.

Sementara itu, data terkini dari Kementerian Kominfo untuk distribusi set top box di wilayah yang melakukan ASO 2 Desember, realisasi distribusi di Jawa Barat sudah mencapai 99,42 persen baik bantuan dari pemerintah maupun penyelenggara multipleksing.***

Halaman:

Editor: Encep Faiz


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x