Pulau Saint Vincent Tertutup Abu Gunung Berapi, Kingstown Terlihat seperti Kota Hantu

- 11 April 2021, 19:24 WIB
Ilustrasi gunung berapi. Pulau Saint Vincent Tertutup Abu Gunung Berapi, Kingstown Terlihat seperti Kota Hantu.
Ilustrasi gunung berapi. Pulau Saint Vincent Tertutup Abu Gunung Berapi, Kingstown Terlihat seperti Kota Hantu. /*/Pixabay/8385/

 

MANTRA SUKABUMI – Pulau Saint Vincent di Karibia timur diselimuti lapisan tipis abu dan bau belerang yang menggantung di udara pada hari Sabtu, sehari setelah gunung berapi La Soufriere meletus secara spektakuler setelah tidak aktif selama beberapa dekade.

Gunung berapi La Soufriere meletus pada hari Jumat, 9 April 2021 dan memompa awan abu gelap menjulang sekitar 10 km (6 mil) ke udara, dan memaksa evakuasi beberapa penduduk sekitarnya.

Suara gemuruh terus memancar dari gunung berapi tersebut, dengan lapisan abu di atap bangunan, mobil, dan jalan di Kingstown, ibu kota Saint Vincent dan Grenadines. Dari Video yang beredar, kota Kingstown dikatakan terlihat seperti kota hantu.

Baca Juga: Ada Diskon hingga 90% Plus Voucher, Belanja Termurah di Shopee Murah Lebay

Baca Juga: Kabar Gembira, Besok 12 April 2021 Pembuatan dan Perpanjangan SIM Bisa Melalui HP, Simak Langkah-langkahnya

Seorang saksi mata Reuters di kota Rabaka, sekitar 2 mil dari gunung berapi, mengatakan tanah tertutup abu sekitar 12 inci (30 cm) dan pecahan batu dari ledakan itu. Awan abu menutupi matahari, membuat langit tampak senja yang suram.

Perdana Menteri (PM) Ralph Gonsalves mengatakan tidak jelas berapa banyak abu gunung berapi yang akan keluar. PM Gonsalves menambahkan bahwa lebih dari 3.200 orang sekarang berada di tempat penampungan.

"Yang saya minta dari semua orang adalah tenang," kata Gonsalves kepada wartawan saat mengunjungi tempat penampungan, seperti dikutip mantrasukabumi.com dari REUTERS pada Minggu, 11 April 2021.

Baca Juga: Bambang Widjojanto Disebut Pimpin KPK ala Anies Baswedan, Ferdinand: Tirai Gelap Tutupi Jejak Korupsi

Baca Juga: Waspada, Mie Instan Ternyata jika Dikonsumsi secara Rutin Dapat Timbulkan Kanker

Negara Saint Vincent dan Grenadines, tempat tinggal lebih dari 100.000 orang, baru mengalami aktivitas vulkanik sejak 1979 ketika letusan menyebabkan kerusakan sekitar 100 juta USD.

Letusan La Soufriere pada tahun 1902 menewaskan lebih dari 1.000 orang.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Minggu, pukul 10 pagi waktu setempat, Organisasi Manajemen Darurat Nasional Saint Vincent memperingatkan warga sekitar untuk segera mengungsi.

"Kepulan dari gunung berapi telah meningkat dalam beberapa jam terakhir, memperingatkan warga yang tinggal di dekat lokasi agar bersiap untuk mengungsi dalam waktu singkat," ujar juru bicara organisasi tersebut.

Baca Juga: Drama Dibalik Penampilan Cantik Ayu Dewi di Acara Atta dan Aurel: Aku Anaknya Susah Move On

Baca Juga: Spoiler Ikatan Cinta 11 April 2021: Ricky Makin Nekat, Tak Punya Pilihan Hingga Elsa Melayaninya

Sebelumnya, badan tersebut mengatakan di halaman Facebook-nya bahwa aroma belerang yang kuat menyebar di udara dan mendesak penduduk untuk berhati-hati.

Pihak berwenang pemerintah mengatakan mereka harus menunggu temuan ilmiah dari peneliti lembaga sebelum mengumumkan langkah selanjutnya yang harus diambil.***

Editor: Encep Faiz

Sumber: REUTERS


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah