Adab Dalam Membaca Alquran, Agar Mendapat Keberkahan

- 1 Agustus 2020, 08:09 WIB
ILUSTRASI Alquran.* /

MANTRA SUKABUMI - Alquran diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril. Alquran tidak diturunkan sekaligus, Alquran diturunkan secara bertahap.

Alquran merupakan kitab suci bagi umat Islam. Kitab ini juga sekaligus menjadi kitab terakhir setelah Taurat, Zabur, dan Injil yang diturunkan Allah kepada para nabi dan Rasul.

Ketika membaca Alquran, kita perlu memperhatikan adab-adab dalam membaca Alquran. Agar mendapat kesempurnaan dalam membaca Alquran.

Baca Juga: Membaca Alquran Setelah Maghrib dan Subuh, Ternyata ini Kedahsyatan dan Manfaatnya

Berikut adab membaca Alquran

1. Dalam keadaan suci

Dalam membaca Alquran kita dianjurkan dalam keadaan suci. Namun, tetap diperbolehkan apabila kita membaca dalam keadaan terkena najis.

Imam Haromain berkata, "Orang yang membaca Alquran dalam keadaan najis, dia tidak dikatakan mengerjakan hal yang makruh, akan tetapi dia meninggalkan sesuatu yang utama" (At-Tibyan, hal. 58-59)

2. Dimulai dengan isti'adzah

Halaman:

Editor: Abdullah Mu'min


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X