Bikin Merinding, Ada 2 Hari dan 2 Malam yang Mengerikan, Salah Satunya Ternyata Hari Kiamat

- 20 Agustus 2020, 22:25 WIB
ilustrasi langit malam
ilustrasi langit malam /

MANTRA SUKABUMI - Ada dua hari dan dua malam yang tak ada seorang pun yang mengetahui betapa mengerikannya pada waktu itu.

Kalian tahu kapan dua hari dan dua malam itu ?

Dua malam itu adalah:

1. Malam Pertama di alam kubur.
Alam kubur merupakan fase yang sangat berat dan menakutkan. Bahkan orang seperti Utsman bin Affan radhiyallahu ‘anhu sekalipun, meskipun dirinya telah disebutkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam sebagai orang yang dijamin masuk surga, merasa ketakutan ketika melihat kubur.

Baca Juga: Manfaat Amalan Sholawat Jibril Setelah Selesai Sholat, Salah Satunya Pembuka Pintu Rezeki

2. Malam Kedua adalah malam dimana keesokan harinya terjadi kiamat.

Sedangkan dua hari yang mengerikan adalah:

1. Hari ketika diberikannya buku catatan amalmu, apakah dari kanan atau dari kiri.

2. Hari dimana datang pemberi kabar dari Allah yang mengabarka apakah kamu masuk syurga atau masuk neraka.

Adakah dari kita yang tidak mengetahui bahwa suatu saat akan datang kematian pada kita? Ya setiap dari kita Insya Allah telah menyadari dan meyakini akan hal itu.

Baca Juga: Wajib Tau Bagi Umat Muslim, Rukun dan Syarat-syarat Sah dalam Berwudhu

Tapi anehnya, banyak orang yang telah lalai atau bahkan sengaja melalaikan dirinya. Satu persatu orang yang kita cintai pergi tetapi seakan-akan kematian mereka tidak meninggalkan faidah bagi kita, kecuali rasa sedih akibat kehilangan mereka.

“Setiap Jiwa pasti akan merasakan kematian. Dan kami benar-benar akan menguji kalian dengan kejelekan dan kebaikan, dan kepada kamilah kalian akan dikembaikan.” (QS Al-Anbiya:35).

Dalam surat di atas menjelaskan bahwa kematian benar adanya dan ia merupakan kiamat kecil. Bila ajal telah tiba tak ada yang bisa menghindar dan lari darinya. Dan bukan berarti berhenti sampai di situ, tetapi kematian merupakan proses perpindahan hidup.

Baca Juga: China: Hong Kong akan Tangguhkan Kerja Sama Hukum dengan AS

Karena sejatinya kita hidup di dunia hanyalah sementara, sedangkan tempat tujuan kita adalah kampung akhirat. Maka persiapkan bekal untuk menempuh jauhnya perjalanan ini. Dan tentunya siapkan bekal untuk kita pulang ke kampung kahirat dengan memperbanyak amal kebaikan dan beribadah. **

Editor: Emis Suhendi


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah