Bukan 200 Ribu, tapi Hanya Segini yang Boleh Shalat Tarawih di Masjid Istiqlal Jakarta saat Ramadhan 2021

6 April 2021, 17:59 WIB
Ilustrasi, Shalat. Melangkahi Orang yang Sedang Sholat, Ini Hukumnya Menurut Islam /Pixabay/Fuzz/.*/Pixabay/Fuzz

MANTRA SUKABUMI – Meski Masjid Istiqlal Jakarta yang saat normal memiliki daya tampung 200 ribu jamaah, namun untuk saat pandemi Covid-19 seperti sekarang penggunaannya diatur sesuai protokol kesehatan.

Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy sudah mengumumkan yang mengizin umat Islam di tanah air untuk melaksanakan salat Tarawih dan Idul Fitri tahun 2021 secara berjamaah di masjid-masjid lingkungan.

Namun pengelola Masjid Istiqlal Jakarta, hanya akan menampung sekitar 2.000 jamaah pada pelaksanaan ibadah salat tarawih bulan Ramadhan 2021 atau 1442 Hijriyah.

Baca Juga: Pangdam IX Udayana dan Shopee Indonesia Bantu Tuntaskan Krisis Air Bersih di NTT

Baca Juga: Berani Tolak Eksepsi Habib Rizieq Shihab, Anggota DPR RI: Hakim Harus Siap Dimaki

Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Masjid Istiqlal Nur Khayin di Jakarta, pada Selasa, 6 April 2021, mengatakan pelaksanaan shalat di Masjid Negara memiliki aturan tersendiri.

"Istiqlal itu mungkin tidak sama dengan masjid yang diumumkan pemerintah ya, karena pengumuman pemerintah itu berlaku umum seperti di masjid komplek," kata Nur Khayin, seperti dikutip mantrasukabumi.com dari ANTARA pada Selasa, 6 April 2021.

Nur Khayin menjelaskan pemerintah memang telah membuka masjid untuk masyarakat beribadah dengan pembatasan 50 persen jamaah dari total kapasitas setiap masjid.

Baca Juga: Kecam Yahya Waloni Doakan Qurash Shihab Cepat Mati, Zulfikar Akbar: Aku Siap Adu Pukul

Baca Juga: Baru Saja Percayai Andin dan Al, Mama Rosa Kembali Syok dengan Tes DNA Reyna

Namun demikian, Masjid Istiqlal hanya memberlakukan kapasitas untuk maksimal 2.000 jamaah dari total kapasitas 200 ribu orang.

"Yang peraturan masjid 50 persen itu masjid dalam komplek. Kalau 50 persennya, Istiqlal itu 100 ribu karena kapasitasnya 200 ribu. Makanya Istiqlal tidak berlaku dengan peraturan masjid itu," kata Nur Khayin.

Ada pun ibadah Salat Tarawih dan Idul Fitri di Istiqlal nantinya hanya akan dilaksanakan di lantai utama.

Sementara itu, kegiatan Ramadhan lainnya seperti ngabuburit, buka puasa, hingga sahur bersama di Masjid Istiqlal masih dikaji lebih lanjut.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyatakan Pemerintah memperkenankan masyarakat beribadah tarawih Ramadhan dan Idul Fitri di luar rumah dengan menerapkan dan melaksanakan protokol kesehatan yang ketat.

Untuk ibadah tarawih, jamaah harus terbatas pada lingkup komunitas dengan jamaah saling mengenal satu sama lain.***

Editor: Robi Maulana

Sumber: ANTARA

Tags

Terkini

Terpopuler