Gempa 7,2 Magnitudo Guncang Jepang, ini Nasib 984 WNI yang Bermukim di Miyagi

21 Maret 2021, 06:30 WIB
Ilustrasi gempa bumi. Gempa 7,2 Magnitudo Guncang Jepang, ini Nasib 984 WNI yang Bermukim di Miyagi. /*/pixabay.com//Tumisu

 

MANTRA SUKABUMI – Gempa bumi kuat mengguncang wilayah pantai timur laut Jepang pada Sabtu, 20 Maret 2021, dan menghantam wilayah yang pernah hancur akibat bencana 2011 serta menyebabkan tsunami setinggi 1 meter, demikian dilaporkan stasiun penyiaran NHK.

Gempa melanda pantai Prefektur Miyagi pada pukul 18.26 waktu setempat dan memiliki kekuatan 7,2 magnitudo pada kedalaman 60 km, kata Badan Meteorologi Jepang.

Sementara pihak KBRI di Tokyo sangat mengkhawatirkan nasib WNI yang ada di wilayah pusat gempa. Dikatakan pihak KBRI jumlah WNI yang bermukim di Prefektur Miyagi ada 984 orang.

Baca Juga: ShopeePay Mantul Sale Ajak Masyarakat Lebih Cuan di Momen Gajian

Baca Juga: Inilah 6 Macam Fitnah Dajjal, Salah Satunya Memerintahkan Langit untuk Menurunkan Hujan

Perusahaan Tohoku Electric Power menghentikan kegiatan pembangkit nuklir Onogawa dan sedang memeriksa gangguan lainnya akibat gempa tersebut, lapor NHK, seperti dikutip mantrasukabumi.com dari Antara pada 21 Maret 2021.

Sementara itu, perusahaan Tokyo Electric Power sedang memeriksa kondisi pembangkit listrik Fukushima Dai-Ichi, yang hancur akibat gempa dahsyat Maret 2011 hingga menyebabkan krisis nuklir dan evakuasi massal.

Tayangan video NHK dari biro Sendai memperlihatkan sebuah plakat yang menggantung di langit-langit bergoyang selama sekitar 30 detik akibat gempa.

Baca Juga: Trailer Ikatan Cinta 21 Maret 2021: Usai Terungkap Kebohongan Al, Mama Rosa Tinggalkan Keluarganya

Baca Juga: Datang ke Acara Siraman Aurel Hermansyah, Baju Ayu Dewi Jadi Sorotan

Gempa dapat dirasakan hingga ke Tokyo, yang berjarak 400 km bagian selatan dari pusat gempa. NHK memperingatkan masyarakat agar menjauhi pantai.

KBRI Tokyo hingga kini belum mendapat informasi seputar adanya korban jiwa dari WNI dan kerugian materiil terkait gempa. Jumlah total WNI yang bermukim di Prefektur Miyagi ada 984 orang.

"KBRI telah berkoordinasi dengan sejumlah perwakilan WNI di wilayah tersebut untuk memonitor kondisi WNI. Sampai saat ini KBRI masih mengumpulkan informasi baik melalui liputan awal media Jepang maupun informasi dari masyarakat," ujar Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu.

Baca Juga: Dibongkar Raffi Ahmad, Billy Syahputra Akui Tyas Mirasih adalah Fantasinya

 Baca Juga: Insiden Pesawat Trigana Air, Ternyata Sudah Diramal Paranormal Mbak You Sejak November 2020

Lebih lanjut, Heri Akhmadi mengimbau, kepada WNI yang bermukim di Jepang khususnya di Prefektur Miyagi agar segera melapor kepada KBRI Tokyo melalui layanan telepon hotline jika dalam keadaan darurat terkait gempa.

"Kepada WNI yang berada dalam kondisi darurat agar melapor ke hotline KBRI Tokyo. Tetap tenang dan ikuti petunjuk dari pemerintah daerah setempat," lanjut Heri Akhmadi.***

Editor: Encep Faiz

Sumber: ANTARA

Tags

Terkini

Terpopuler