Menag Yaqut Secara Resmi akan Umumkan Keputusan Soal Penyelenggaraan Ibadah Haji 2021

2 Juni 2021, 20:29 WIB
Menag Yaqut Secara Resmi akan Umumkan Keputusan Soal Penyelenggaraan Ibadah Haji 2021 ./ /ANTARA/HO-Humas Kemenag/am

 

MANTRA SUKABUMI - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bersama Komisi VIII DPR telah mendiskusikan penyelenggaraan haji untuk tahun ini.

Yaqut mengatakan untuk persiapan penyelenggaraan ibadah haji harus diperhitungkan dengan seksama mengingat masih pandemi Covid-19.

Keputusan soal penyelenggaraan ibadah haji secara resmi akan diumumkan Kamis, 3 Mei 2021.

Baca Juga: Di Hadapan Ribuan Jamaah, Ustadz Arifin Ilham Minta Alvin Faiz Nikah Muda: Dikasih 30 Menit untuk Berpikir

"Bersama Komisi VIII DPR tadi sudah bicara mendiskusikan pelaksanaan ibadah haji mulai A sampai Z. Kita berkesimpulan karena harus ada yang kita tata terlebih dahulu. Insya Allah besok siang akan kami umumkan secara resmi di Kantor Kementerian Agama," katanya di Jakarta, Rabu.

Dilansir mantrasukabumi.com pada Rabu, 2 Juni 2021, Menag Yaqut bersama Komisi VIII DPR dalam rapat tertutup membahas nasib penyelenggaraan haji yang hingga saat ini masih belum mendapat lampu hijau dari otoritas Arab Saudi.

Tidak adanya kejelasan membuat pemerintah Indonesia telah kehabisan waktu, sehingga harus mengambil sikap.

Disinggung mengenai pengumuman yang dilakukan Kamis esok, Yaqut meminta untuk bersabar.

Baca Juga: Inilah Gejala, Penyebab, Jenis, dan Faktor Penyakit Dermatitis yang Wajib Anda Diketahui

Baca Juga: Pria Wajib Tahu, ini 5 Hal yang Membuat Cewek Ilfil Sama Kamu

"Sabar sedikit, kan harus ditata supaya tidak ada yang salah yang disampaikan ke publik. Harus benar dan transparan yang disampaikan ke publik, itu kan tuntutannya. Kita akan sampaikan itu, jadi mohon sabar sedikit," katanya.

Begitu pula saat ditanya soal vaksin Sinovac buatan China yang telah disetujui oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk vaksin daftar penggunaan darurat, Menag tidak ingin mengomentarinya.

Sebelumnya, Pemerintah Arab Saudi dikabarkan tidak memasukan vaksin Sinovac sebagai vaksin yang "diakui" untuk jamaah calon haji.

"Itu (vaksin) kan urusannya bukan urusan dengan Menteri Agama kalau vaksin itu," pangkas Yaqut.***

 

Editor: Ridho Nur Hidayatulloh

Sumber: Antara News

Tags

Terkini

Terpopuler