Usai Jalani Perawatan 20 Hari, Seorang Perawat Kembali Meninggal Dunia Akibat Covid-19

3 Mei 2020, 08:39 WIB
ILUSTRASI tenaga medis dan alat pelindung diri (APD).* //ANTARA//ANTARA FOTO

MANTRA SUKABUMI – Kembali, tenaga medis gugur bak pahlawan di medan perjuangan pencegahan penyebaran Covid-19.

Seorang perawat dikabarkan meninggal dunia karena virus corona (COVID-19), di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso.

Ini menambah deretan tenaga medis yang harus mengakhiri hidupnya dalam menangani virus mematikan.

Hingga hari ini, dipastikan telah 18 orang perawat meninggal dunia.

"Beliau meninggal dunia pada Sabtu (2/5) sekitar pukul 09.20 WIB," kata Direktur Utama RSPI, Mohammad Syahril dihubungi Antara, Minggu dini hari.

Baca Juga: Hasil Penelitian Sebut Konsumsi Ikan Tuna Berbahaya Bagi Wanita Hamil

Syahril mengatakan perawat tersebut telah berjuang selama 20 hari dalam perawatan di RSPI bersama para pasien lainnya.

"Beliau pahlawan kita semua," tegas Syahril.

Informasi dihimpun Antara, perawat yang meninggal dunia itu bernama Heri Soesilo yang juga bertugas di RSPI Sulianti Saroso.

Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) mencatat hingga awal Maret 2020, terdapat 18 perawat yang meninggal dunia karena terinveksi COVID-19.

Baca Juga: Google Akhirnya Gratiskan Google Meet, Pengguna Zoom Apakah Tertarik?

Sebagian besar para perawat tersebut meninggal usai memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Hingga Sabtu (2/5), pemerintah mencatat sebanyak 10.883 pasien positif COVID-19 di Indonesia dan 831 orang meninggal dunia.

Editor: Abdullah Mu'min

Sumber: antaranews

Tags

Terkini

Terpopuler