Said Didu Sampaikan Kabar Duka, Mantan Deputi Setkab dan Setneg Sapta Murti Meninggal Dunia Karena Covid-19

1 Juli 2021, 21:16 WIB
Muhammad Said Didu. /Tangkap layar YouTube MSD

MANTRA SUKABUMI - Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu menyampaikan kabar duka meninggalnya Sapta Murni.

Sapta Murni merupakan mantan Deputi Sekretariat Kabinet dan Sekretariat Negara meninggal dunia hari ini Kamis, 1 Juli 2021 karena Covid-19.

Hal itu disampaikan Said Didu melalui akun Twitter pribadinya. Ia berdoa semoga almarhum meninggal husnul khatimah.

Baca Juga: Luhut Sebut Bisa Berhentikan Kepala Daerah Karena PPKM Darurat, MS Kaban: Jika Ketua PPKM Nasional Gagal?

Baca Juga: Yogyakarta Genting, dr Tirta Minta Sri Sultan Hamengku Buwono Berikan Statement Agar Warga Tenang

"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun.
Turut berduka cita atas wafatnya Bpk Sapta Murti (mantan Deputi Setkab dan Setneg) tadi pagi karena Covid-19," tulis Said Didu.

"Semoga almarhum husnul khotimah.
Alfatihah buat almarhum," lanjutnya.

Sebagai informasi, Muhammad Sapta Murti dilahirkan di Jakarta pada 28 Maret 1058.

Ia meraih gelar Sarjana Hukum pada Tahun 1983 dengan Jurusan Perdata pada Fakultas Hukum Universitas Trisakti Jakarta.

Kemudian mendapat gelar Master
of Arts (MA) jurusan Rural Development pada Tahun 1993 di Reading University United Kingdom.

Gelar CN jurusan Spesialis Dalam Bidang Hukum Program Studi Kenotariatan diperoleh pada Tahun 1999 dari
Universitas Indonesia dan gelar M.Kn Magister Kenotariatan diperoleh pada Tahun 2003 di Universitas Indonesia.

Baca Juga: Sudjiwo Tedjo Mengaku Lebih Suka Melihat Presiden Dihina Rakyat Daripada Tidak Hanya Karena Takut Dibui

Kemudian gelar Doktor Bidang Ilmu Hukum diperoleh pada Tahun 2014 dari Universitas Padjajaran Bandung.

Sapta Murti sempat menjabat sebagai Deputi Bidang Perundang-undangan Sekretariat Negara RI.

Ia juga pernah menjabat di beberapa posisi antara lain sebagai Komisaris Perseroan PT Asuransi Jiwasraya, Dewan Pembina Yayasan Bahasa Indonesia-Australia.

Selain itu, juga merupakam Anggota Tim Pengkaji Peran Perusahaan Umum Bulog
Dalam Stabilisasi Harga Pangan, Advisory Bord Telkom University Bandung, Anggota Tim Pelaksana Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus.***

Editor: Andriana

Sumber: Twitter

Tags

Terkini

Terpopuler