Habib Rizieq Hirup Udara Bebas, Begini Tanggapan Tifatul Sembiring

20 Juli 2022, 14:45 WIB
Politisi PKS, Tifatul Sembiring menilai tewasnya Brigadir J yang penuh kejanggalan serupa dengan kasus penembakan 6 Laskar FPI. /Foto: Facebook /Tifatul Sembiring./

MANTRA SUKABUMI - Politisi Partai Keadilan Sejahtra Tifatul Sembiring mengomentari bebasnya Habib Rizieq Shihab.

Tifatul Sembiring yang juga merupakan mantan menteri komunikasi dan informatika mengaku senang atas bebasnya imam besar Habib Rizieq Shihab.

Hal tersebut diungkap Tifatul Sembiring dalam akun media sosial pribadinya.

Baca Juga: Bharada E dan Istri Kadiv Propam Minta Dilindungi, ini 5 Kriteria Dapat Perlindungan LPSK

Politisi senior PKS mengucap puji syukur dan allhamdulillah atas berita bebasnya imam besar Habib Rizieq Shihab.

"Alhamdulillah wa syukru lillah, wa laa hawla walaa quwwata illaa billah, Allahu yubaarik fiihi," ucap Tifatul Sembiring, dikutip mantrasukabumi.com dari akun Twitternya @tifsembiring.

Habib Rizieq Shihab atau biasa disapa HRS telah dinyatakan bebas bersyarat setelah menjalani masa hukumannya.

Kementerian Hukum dan HAM atau Kemenkumham telah menyatakan bahwa Habib Rizieq Shihab telah memenuhi syarat untuk pembebasan bersyarat.

Bahwa Habib Rizieq Shihab telah memenuhi syarat administratif dan substantif untuk mendapatkan hak remisi dan integrasi sesuai dengan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor 7 Tahun 2022.

Baca Juga: Habib Rizieq Shihab Telah Bebas, Hilmi Firdausi: Ahlan Wa Sahlan Wa Marhaban Yaa Habibana

Tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 3 Tahun 2018 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti Bersyarat (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 117).

Kemenkumham menjelaskan bahwa HRS ditahan sejak 12 Desember 2020 dengan putusan hakim sebagai berikut:

a. Tindak Pidana I

(Kekarantinaan Kesehatan) diputus pidana penjara selama 8 (delapan) bulan.

b. Tindak Pidana II

(Kekarantinaan Kesehatan) diputus pidana denda Rp 20.000.000,00 subsider 5 (lima) bulan kurungan (denda sudah dibayar).

c. Tindak Pidana III (Menyiarkan

Berita Bohong) diputus pidana penjara selama 2 (dua) tahun.

Sementara masa percobaan penahanan Habib Rizieq habis per 10 Juni 2024.***

 

Editor: Mohammad Dzikri Mudzakir M

Sumber: Twitter

Tags

Terkini

Terpopuler